Bimtek
Pelatihan SIMBG Terintegrasi OSS RBA Terbaru 2026-2027
Pelatihan SIMBG Terintegrasi OSS RBA Terbaru 2026-2027
- Kepada YTH
- Pemerintahan Daerah Se-indonesia
Dengan Hormat
Pelatihan SIMBG (Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung) yang terintegrasi dengan OSS‑RBA (Online Single Submission – Risk Based Approach) merupakan program strategis yang dirancang untuk mendukung modernisasi dan digitalisasi perizinan bangunan gedung serta perizinan berusaha berbasis risiko di Indonesia. Dengan perkembangan regulasi terbaru dan meningkatnya tuntutan transparansi serta efisiensi layanan publik, pelatihan ini hadir untuk memberikan pemahaman komprehensif, keterampilan teknis, dan kompetensi praktis bagi seluruh aparatur pemerintah, pengelola perizinan, konsultan, serta pihak pemangku kepentingan terkait.
Pelatihan SIMBG terintegrasi OSS‑RBA tahun 2026–2027 memiliki tujuan utama untuk memperkuat sinergi antara sistem perizinan bangunan gedung dan sistem perizinan berusaha berbasis risiko, sehingga tercipta layanan yang lebih cepat, akurat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundangan. Integrasi ini menekankan pada penggunaan teknologi informasi sebagai medium utama untuk mempermudah pengajuan, verifikasi, pengawasan, dan pelaporan perizinan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Tujuan Pelatihan SIMBG Terintegrasi OSS RBA Terbaru 2026-2027
Meningkatkan Pemahaman Peserta terhadap Konsep SIMBG Terintegrasi OSS‑RBA
Salah satu tujuan utama pelatihan ini adalah membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh tentang konsep integrasi SIMBG dengan OSS‑RBA. Materi yang diberikan mencakup:
-
Latar belakang dan urgensi integrasi SIMBG dengan OSS‑RBA dalam konteks reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
-
Landasan hukum terbaru, termasuk Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri, dan panduan teknis terkait penyelenggaraan SIMBG serta OSS‑RBA (update 2025–2026).
-
Prinsip risk based approach dan penerapannya dalam perizinan bangunan gedung dan perizinan berusaha.
-
Terminologi penting dan mekanisme kerja kedua sistem, sehingga peserta mampu memahami alur kerja perizinan secara end-to-end.
Dengan pemahaman yang mendalam ini, peserta dapat melihat keterkaitan antara pengelolaan risiko usaha dan pengawasan bangunan gedung, sekaligus memahami manfaat integrasi bagi percepatan layanan dan kepastian hukum.
2. Meningkatkan Kompetensi Teknis dalam Pengoperasian SIMBG Terintegrasi OSS‑RBA
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam mengoperasikan SIMBG yang terintegrasi dengan OSS‑RBA, termasuk:
-
Pendaftaran akun dan manajemen profil pengguna pada sistem terintegrasi.
-
Pengisian data perizinan bangunan gedung dan usaha, termasuk parameter risiko sesuai klasifikasi usaha dan jenis bangunan.
-
Upload dokumen persyaratan, verifikasi otomatis, dan penanganan koreksi data.
-
Proses persetujuan otomatis maupun manual, pemantauan status permohonan, serta pengeluaran dokumen izin yang sah secara elektronik.
-
Pemanfaatan fitur monitoring dan reporting untuk evaluasi risiko, kinerja layanan, serta kepatuhan regulasi.
Melalui praktik langsung pada sistem, peserta diharapkan mampu mengoperasikan sistem secara mandiri, mengurangi kesalahan administrasi, dan mempercepat pelayanan kepada pemohon.
3. Meningkatkan Pemahaman terhadap Regulasi dan Standar Perizinan Terbaru
Regulasi dan pedoman teknis terus diperbarui untuk mendukung implementasi SIMBG dan OSS‑RBA secara efektif. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan peserta memahami:
-
Peraturan terbaru mengenai perizinan bangunan gedung dan OSS berbasis risiko.
-
SOP penyelenggaraan perizinan terintegrasi, termasuk alur pengajuan, evaluasi, persetujuan, dan pengawasan.
-
Ketentuan teknis mengenai klasifikasi risiko, dokumen persyaratan, dan pengelolaan data.
-
Kewajiban pelaporan, audit internal, dan mekanisme evaluasi kinerja pelayanan.
Pemahaman regulasi ini penting agar seluruh proses perizinan dilakukan sesuai aturan, meningkatkan kepastian hukum, dan mengurangi risiko pelanggaran.
4. Mendorong Efisiensi dan Transparansi Layanan Perizinan
Integrasi SIMBG dengan OSS‑RBA memungkinkan percepatan proses perizinan dengan mekanisme digitalisasi yang efisien. Pelatihan ini menekankan:
-
Pemanfaatan sistem digital untuk mempersingkat waktu pengurusan izin.
-
Penggunaan alur otomatis dan modul validasi untuk mengurangi kesalahan manual.
-
Transparansi proses permohonan bagi pemohon dan pihak terkait.
-
Peningkatan akuntabilitas melalui monitoring real-time dan dashboard pengawasan.
Efisiensi ini tidak hanya menguntungkan aparatur dan pelaku usaha, tetapi juga mendukung pembangunan ekonomi dan iklim investasi yang kondusif.
5. Meningkatkan Kemampuan Analisis Risiko dan Penilaian Kesesuaian Bangunan
Pelatihan ini juga membekali peserta kemampuan untuk melakukan analisis risiko yang relevan, baik untuk kegiatan usaha maupun pembangunan gedung. Fokus materi meliputi:
-
Identifikasi risiko usaha dan risiko bangunan gedung berdasarkan klasifikasi terbaru.
-
Pemetaan risiko terhadap persyaratan perizinan dan regulasi terkait.
-
Strategi mitigasi risiko dan integrasi dengan pengawasan pasca-izin.
-
Evaluasi kesesuaian bangunan gedung dengan izin dan standar keselamatan.
Keterampilan ini penting untuk memastikan setiap bangunan dan kegiatan usaha sesuai dengan regulasi dan aman bagi masyarakat.
6. Memperkuat Kolaborasi dan Sinergi Antar Stakeholder
Pelatihan SIMBG terintegrasi OSS‑RBA juga menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak yang terlibat, seperti:
-
Pemerintah pusat dan daerah.
-
Pelaku usaha dan konsultan perizinan.
-
Lembaga pendamping usaha, akademisi, dan komunitas profesional.
-
Instansi teknis terkait seperti dinas bangunan, lingkungan, dan perizinan.
Kolaborasi yang baik akan memperkuat koordinasi, mengurangi duplikasi data, dan meningkatkan konsistensi layanan di seluruh wilayah Indonesia.
7. Studi Kasus dan Simulasi Praktik
Pelatihan dilengkapi dengan studi kasus dan simulasi untuk meningkatkan pemahaman peserta melalui pengalaman praktik nyata, termasuk:
-
Simulasi pengajuan izin bangunan gedung melalui SIMBG yang terintegrasi OSS‑RBA.
-
Penanganan kasus dengan tingkat risiko berbeda.
-
Diskusi kendala nyata dan solusi teknis.
-
Evaluasi dan feedback peserta untuk meningkatkan kompetensi operasional.
Studi kasus ini menjadikan peserta lebih siap menghadapi tantangan operasional di lapangan dan mengoptimalkan pelayanan perizinan digital.
8. Evaluasi Kompetensi dan Sertifikasi
Setelah mengikuti pelatihan, peserta dievaluasi baik secara teoritis maupun praktik, dengan tujuan:
-
Mengukur pemahaman konsep, regulasi, dan mekanisme OSS‑RBA dan SIMBG.
-
Menguji kemampuan operasional dalam simulasi pengajuan izin.
-
Menyediakan sertifikasi kompetensi bagi peserta yang lulus, sebagai bukti keterampilan dan kesiapan operasional di instansi masing-masing.
Sertifikasi ini meningkatkan profesionalisme aparatur pemerintah dan standar kompetensi dalam penyelenggaraan perizinan terintegrasi.
Materi Pelatihan SIMBG Terintegrasi OSS RBA Terbaru 2026-2027
Pelatihan ini terdiri dari materi teoritis dan praktis yang dirancang agar peserta mampu memahami dan mengoperasikan sistem dengan efektif. Materi utama meliputi:
1. Pengantar SIMBG dan OSS‑RBA
-
Latar belakang digitalisasi perizinan bangunan gedung dan usaha berbasis risiko.
-
Tujuan integrasi SIMBG dengan OSS‑RBA.
-
Landasan hukum dan regulasi terbaru 2026–2027.
-
Terminologi dan konsep risk based approach.
2. Arsitektur dan Mekanisme Kerja Sistem Terintegrasi
-
Struktur sistem SIMBG dan modul OSS‑RBA.
-
Alur proses perizinan bangunan gedung dan usaha berbasis risiko.
-
Dashboard pengguna dan fitur monitoring.
-
Integrasi dengan instansi teknis dan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik).
3. Klasifikasi Risiko Usaha dan Bangunan
-
Prinsip risk based approach.
-
Klasifikasi risiko berdasarkan sektor usaha dan tipe bangunan.
-
Analisis dampak risiko terhadap persyaratan izin.
-
Strategi mitigasi risiko dan pengawasan pasca-izin.
4. Teknis Pengoperasian Sistem
-
Registrasi dan pengelolaan akun pengguna.
-
Pengisian formulir izin dan unggah dokumen.
-
Proses pengajuan izin otomatis dan manual.
-
Monitoring status permohonan dan penanganan kendala teknis.
5. SOP dan Regulasi Terkait
-
Standar Operasional Prosedur (SOP) pengajuan, evaluasi, dan penerbitan izin.
-
Kebijakan internal instansi terkait.
-
Ketentuan audit internal, kepatuhan, dan pelaporan.
6. Integrasi Data dan Layanan Lintas Sektor
-
Integrasi SIMBG dan OSS‑RBA dengan layanan pemerintah lainnya.
-
Pemanfaatan data NIK, NIB, NPWP, dan dokumen teknis lain.
-
Interoperabilitas sistem dan pertukaran data.
7. Monitoring, Laporan, dan Evaluasi
-
Dashboard monitoring real-time risiko dan permohonan izin.
-
Pelaporan berkala dan analisis tren perizinan.
-
Evaluasi kinerja sistem dan rekomendasi perbaikan.
8. Studi Kasus dan Simulasi Praktik
-
Simulasi pengajuan izin untuk berbagai jenis usaha dan bangunan.
-
Diskusi kendala lapangan dan solusi praktis.
-
Evaluasi hasil simulasi dan feedback peserta.
9. Pelayanan Prima dan Etika Profesional
-
Prinsip layanan publik responsif, cepat, transparan, dan akuntabel.
-
Komunikasi efektif dengan pelaku usaha.
-
Integritas dan kepatuhan petugas dalam menggunakan sistem.
10. Evaluasi Kompetensi dan Sertifikasi
-
Ujian teori dan praktik.
-
Penilaian kemampuan operasional sistem.
-
Pemberian sertifikat kompetensi sebagai bukti kemampuan peserta.
Hasil yang Diharapkan Peserta Setelah Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
✅ Mengoperasikan SIMBG terintegrasi OSS‑RBA secara mandiri dan akurat.
✅ Menilai risiko usaha dan kesesuaian bangunan gedung sesuai regulasi.
✅ Memberikan layanan perizinan cepat, transparan, dan akuntabel.
✅ Mengoptimalkan integrasi sistem untuk mendukung pembangunan dan investasi.
✅ Menguatkan kolaborasi antarinstansi dan stakeholder terkait.
Pelatihan SIMBG terintegrasi OSS‑RBA 2026–2027 dirancang sebagai sarana strategis untuk membekali peserta dengan pemahaman konsep, keterampilan teknis, pengetahuan regulasi, kemampuan analisis risiko, dan praktik lapangan yang mendukung implementasi sistem perizinan modern dan berbasis risiko. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
-
Mengoperasikan SIMBG dan OSS‑RBA secara efektif.
-
Menilai risiko usaha dan kesesuaian bangunan gedung dengan tepat.
-
Memberikan layanan perizinan yang cepat, transparan, dan akuntabel.
-
Mengoptimalkan integrasi sistem untuk percepatan pembangunan dan investasi.
Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan sistem perizinan digital yang modern, efisien, dan berbasis risiko, sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik dan kepastian hukum bagi seluruh pelaku usaha dan masyarakat.
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Pelatihan
- Pengajuan Peserta
Peserta pelatihan diusulkan oleh masing-masing perangkat daerah/unit kerja melalui surat tugas atau surat rekomendasi pimpinan. - Pengisian Formulir Pendaftaran
Calon peserta wajib mengisi formulir pendaftaran pelatihan secara lengkap dan benar, baik secara daring (online) maupun luring (offline), sesuai ketentuan panitia. - Kelengkapan Administrasi
Peserta melampirkan dokumen pendukung, seperti fotokopi KTP, surat tugas, dan data jabatan yang relevan dengan materi pelatihan. - Konfirmasi Kepesertaan
Panitia melakukan verifikasi data dan menyampaikan konfirmasi kepesertaan kepada peserta atau instansi pengirim. - Pembayaran Biaya Pelatihan (jika ada)
Pembayaran dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan dikonfirmasi kepada panitia sebelum pelatihan dilaksanakan. - Registrasi Ulang
Peserta melakukan registrasi ulang pada hari pertama pelatihan untuk menerima perlengkapan dan informasi kegiatan.
Fasilitas Bimtek Pelatihan
- Modul dan Bahan Pelatihan
Materi pelatihan dalam bentuk cetak atau softcopy. - Sertifikat Pelatihan
Sertifikat resmi bagi peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai. - Narasumber/Instruktur Kompeten
Praktisi dan akademisi berpengalaman di bidang pengelolaan keuangan daerah. - Ruang Pelatihan dan Perlengkapan
Ruang nyaman dilengkapi LCD proyektor, sound system, dan alat tulis. - Konsumsi Peserta
Coffee break dan makan siang selama pelatihan. - Akomodasi dan Transportasi (jika disediakan)
Penginapan dan transport lokal sesuai ketentuan penyelenggara.
Informasi Pendafataran Via Panitia Trans Edukasi Nasional
- Bapak Ikhsan : 0813 9554 312
