Bimtek
Jadwal Training OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) untuk Optimalisasi Pelayanan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko 2026
Jadwal Training OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) untuk Optimalisasi Pelayanan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko 2026
Deskripsi
Training OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) untuk Optimalisasi Pelayanan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Tahun 2026 merupakan program peningkatan kompetensi yang dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis mengenai penerapan sistem perizinan berusaha berbasis risiko melalui platform OSS RBA. Pelatihan ini ditujukan bagi aparatur pemerintah, DPMPTSP, pelaku usaha, konsultan perizinan, serta pihak terkait yang terlibat dalam proses pelayanan dan pengelolaan perizinan berusaha.
Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari konsep dasar OSS RBA, kebijakan dan regulasi terbaru, pemahaman Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), penentuan tingkat risiko usaha, pemenuhan persyaratan perizinan, penerbitan perizinan berusaha, hingga mekanisme pengawasan berbasis risiko. Selain itu, peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai strategi optimalisasi pelayanan perizinan melalui digitalisasi sistem OSS serta penyelesaian berbagai kendala yang sering terjadi dalam implementasi.
Melalui metode pembelajaran interaktif berupa pemaparan materi, praktik penggunaan sistem, diskusi, studi kasus, dan simulasi proses perizinan, peserta diharapkan mampu memahami alur OSS RBA secara menyeluruh dan menerapkannya secara efektif. Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, mempercepat proses administrasi usaha, mengurangi hambatan investasi, serta mendukung terciptanya iklim usaha yang mudah, transparan, dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip perizinan berbasis risiko.
Jadwal Training OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) untuk Optimalisasi Pelayanan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko 2026
Materi Jadwal Training OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) untuk Optimalisasi Pelayanan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko 2026
- Kebijakan dan Regulasi Terbaru Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS RBA).
- Konsep Dasar dan Mekanisme Sistem OSS RBA.
- Pemahaman Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).
- Penentuan Tingkat Risiko Usaha dan Kategori Perizinan.
- Tata Cara Pendaftaran dan Penggunaan Sistem OSS RBA.
- Penyusunan dan Pemenuhan Persyaratan Dasar Perizinan Berusaha.
- Proses Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).
- Pengelolaan Perizinan Berusaha Berdasarkan Tingkat Risiko.
- Pemenuhan Sertifikat Standar dan Izin Usaha.
- Mekanisme Pengawasan Perizinan Berbasis Risiko.
- Penyelesaian Kendala dan Permasalahan Implementasi OSS RBA.
- Optimalisasi Pelayanan Perizinan melalui Digitalisasi Sistem.
- Peran DPMPTSP dalam Implementasi OSS RBA.
- Studi Kasus dan Simulasi Proses Perizinan Berusaha melalui OSS RBA.
- Evaluasi Implementasi dan Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Perizinan.
Fasilitas Bimtek Pelatihan
- Modul dan Bahan Pelatihan
Materi pelatihan dalam bentuk cetak atau softcopy. - Sertifikat Pelatihan
Sertifikat resmi bagi peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai. - Narasumber/Instruktur Kompeten
Praktisi dan akademisi berpengalaman di bidang pengelolaan keuangan daerah. - Ruang Pelatihan dan Perlengkapan
Ruang nyaman dilengkapi LCD proyektor, sound system, dan alat tulis. - Konsumsi Peserta
Coffee break dan makan siang selama pelatihan. - Akomodasi dan Transportasi (jika disediakan)
Penginapan dan transport lokal sesuai ketentuan penyelenggara.
Informasi Pendafataran Via Panitia Trans Edukasi Nasional
- Bapak Ikhsan : 0813 9554 312
Frequently Asked Questions (FAQ)
1. Apa itu Training OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach)?
Training OSS RBA merupakan program pelatihan yang membahas penerapan sistem perizinan berusaha berbasis risiko melalui platform OSS RBA, mulai dari proses pendaftaran, pemenuhan persyaratan, penerbitan perizinan, hingga pengawasan kegiatan usaha.
2. Siapa yang dapat mengikuti Training OSS RBA ini?
Pelatihan ini ditujukan bagi aparatur DPMPTSP, pemerintah daerah, pelaku usaha, konsultan perizinan, pengelola investasi, tenaga profesional, serta pihak lain yang berkaitan dengan proses perizinan berusaha.
3. Apa tujuan utama mengikuti Training OSS RBA?
Tujuan pelatihan adalah meningkatkan pemahaman peserta mengenai mekanisme OSS RBA, meningkatkan kemampuan pengelolaan perizinan berbasis risiko, serta mendukung pelayanan perizinan yang lebih cepat, efektif, dan transparan.
4. Materi apa saja yang akan dipelajari dalam training ini?
Materi meliputi kebijakan OSS RBA, pemahaman KBLI, tingkat risiko usaha, penerbitan NIB, pemenuhan persyaratan perizinan, sertifikat standar, izin usaha, pengawasan berbasis risiko, serta praktik penggunaan sistem OSS RBA.
5. Apakah peserta harus memiliki pengalaman menggunakan OSS RBA sebelumnya?
Tidak. Pelatihan dapat diikuti oleh peserta pemula maupun peserta yang telah memiliki pengalaman, karena materi disusun mulai dari konsep dasar hingga praktik penerapan.
6. Bagaimana metode pelaksanaan Training OSS RBA?
Metode pembelajaran menggunakan kombinasi pemaparan materi, diskusi interaktif, praktik penggunaan sistem, simulasi proses perizinan, studi kasus, dan sesi tanya jawab.
7. Apa manfaat yang diperoleh setelah mengikuti pelatihan ini?
Peserta diharapkan mampu memahami alur OSS RBA, mengelola proses perizinan berbasis risiko, membantu penyelesaian kendala perizinan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha.
8. Apakah peserta mendapatkan sertifikat pelatihan?
Ya. Peserta yang mengikuti kegiatan sesuai ketentuan kehadiran akan memperoleh sertifikat sebagai bukti telah mengikuti Training OSS RBA.
9. Apakah training dapat dilaksanakan secara online dan offline?
Ya. Training OSS RBA dapat diselenggarakan secara tatap muka (offline), daring (online), maupun hybrid sesuai kebutuhan peserta dan instansi.
10. Mengapa pemahaman OSS RBA penting bagi pemerintah dan pelaku usaha?
OSS RBA menjadi sistem utama dalam penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko sehingga pemahaman yang baik dapat membantu mempercepat proses perizinan, meningkatkan kepastian usaha, dan mendukung kemudahan berinvestasi.
