Bimtek
BIMTEK Pengembangan Tata Ruang dan Pengairan untuk Kota dan Desa yang Tahan Bencana Terbaru 2026
BIMTEK Pengembangan Tata Ruang dan Pengairan untuk Kota dan Desa yang Tahan Bencana Terbaru 2026
Perubahan iklim, curah hujan ekstrem, banjir, tanah longsor, dan kekeringan merupakan tantangan nyata yang memengaruhi kualitas hidup masyarakat serta keberlanjutan pembangunan perkotaan dan pedesaan. Oleh karena itu, pengembangan tata ruang dan pengairan harus selaras dengan prinsip mitigasi risiko bencana, ketahanan lingkungan, dan keberlanjutan sosial-ekonomi.
Bimtek ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai:
-
Perencanaan tata ruang berbasis risiko bencana
-
Pengembangan sistem pengairan dan drainase perkotaan dan pedesaan
-
Integrasi infrastruktur hijau (green infrastructure) dan teknologi digital
-
Strategi adaptasi dan mitigasi bencana hidrometeorologi
Peserta akan dibekali keterampilan dalam menyusun rencana tata ruang dan pengairan yang tahan bencana, melakukan evaluasi risiko, serta merancang infrastruktur pendukung berbasis prinsip keberlanjutan dan ketahanan bencana.
DASAR HUKUM
Pelaksanaan Bimtek ini mengacu pada regulasi nasional dan standar teknis, antara lain:
-
Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007
-
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007
-
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan Perumahan)
-
Badan Nasional Penanggulangan Bencana
-
Badan Informasi Geospasial untuk pemetaan risiko bencana dan tata ruang
Tujuan BIMTEK Pengembangan Tata Ruang dan Pengairan untuk Kota dan Desa yang Tahan Bencana Terbaru 2026
1. Meningkatkan Kapasitas Perencanaan Tata Ruang Tahan Bencana
Peserta memahami prinsip perencanaan ruang yang mempertimbangkan risiko banjir, longsor, dan kekeringan, serta zonasi kawasan rawan bencana.
2. Memperkuat Pengembangan Sistem Pengairan
Meningkatkan kemampuan merancang, membangun, dan memelihara jaringan irigasi, drainase, dan penampungan air berbasis mitigasi bencana.
3. Mendorong Integrasi Infrastruktur Hijau
Memberikan pemahaman penggunaan konsep green infrastructure seperti biopori, taman retensi, sumur resapan, dan taman kota untuk pengendalian air dan mitigasi risiko.
4. Meningkatkan Ketahanan Kota dan Desa
Menyusun strategi adaptif untuk meningkatkan ketahanan lingkungan dan sosial-ekonomi terhadap bencana alam.
5. Pemanfaatan Teknologi Digital dan Pemetaan
Mengoptimalkan penggunaan GIS, sensor, IoT, dan data spasial untuk monitoring risiko bencana dan pengelolaan tata ruang.
6. Mendorong Kolaborasi Multi-Pihak
Meningkatkan koordinasi antarinstansi pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam pengembangan tata ruang dan pengairan yang tahan bencana.
Tujuan BIMTEK Pengembangan Tata Ruang dan Pengairan untuk Kota dan Desa yang Tahan Bencana Terbaru 2026
-
Prinsip tata ruang berbasis mitigasi risiko bencana
-
Perencanaan dan desain sistem pengairan perkotaan dan pedesaan
-
Infrastruktur hijau dan solusi adaptif terhadap banjir dan kekeringan
-
Pengelolaan risiko longsor, sedimentasi, dan erosi tanah
-
Integrasi teknologi digital, GIS, dan IoT dalam pemantauan dan evaluasi
-
Strategi adaptasi perubahan iklim dalam tata ruang dan pengairan
-
Studi kasus implementasi tata ruang dan pengairan tahan bencana di kota dan desa
-
Penyusunan rencana aksi pengembangan infrastruktur pengairan dan tata ruang berkelanjutan
MANFAAT BIMTEK
Peserta yang mengikuti Bimtek ini akan memperoleh manfaat sebagai berikut:
-
Mampu menyusun tata ruang dan pengairan yang mempertimbangkan risiko bencana
-
Mengoptimalkan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur air
-
Mengurangi kerugian akibat bencana hidrometeorologi di wilayah perkotaan dan pedesaan
-
Meningkatkan kualitas lingkungan dan ketahanan sosial-ekonomi masyarakat
-
Memanfaatkan teknologi digital dan pemetaan spasial untuk monitoring risiko
-
Memperkuat kolaborasi antarinstansi dan masyarakat dalam mitigasi bencana
-
Mendukung pembangunan berkelanjutan dan kota/desa tangguh bencana
SASARAN PESERTA
-
Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Sumber Daya Air
-
Pemerintah Desa/Kelurahan dan BUMDes terkait pengairan
-
Konsultan perencanaan tata ruang dan pengairan
-
Pengelola dan operator jaringan irigasi dan drainase
-
Akademisi dan peneliti bidang mitigasi bencana dan tata ruang
-
Pelaku industri konstruksi dan pengelolaan infrastruktur air
PENUTUP
Bimtek Pengembangan Tata Ruang dan Pengairan untuk Kota dan Desa yang Tahan Bencana 2026 menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan risiko bencana alam. Dengan penguasaan konsep perencanaan tata ruang berbasis risiko, pengelolaan sistem pengairan adaptif, serta penerapan teknologi digital, peserta diharapkan mampu meningkatkan ketahanan lingkungan dan sosial-ekonomi masyarakat.
Program ini juga mendorong integrasi antara pembangunan fisik, pengelolaan sumber daya air, dan mitigasi risiko bencana secara berkelanjutan, sehingga kota dan desa dapat menjadi wilayah yang tangguh dan aman dari bencana.
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Pelatihan
- Pengajuan Peserta
Peserta pelatihan diusulkan oleh masing-masing perangkat daerah/unit kerja melalui surat tugas atau surat rekomendasi pimpinan. - Pengisian Formulir Pendaftaran
Calon peserta wajib mengisi formulir pendaftaran pelatihan secara lengkap dan benar, baik secara daring (online) maupun luring (offline), sesuai ketentuan panitia. - Kelengkapan Administrasi
Peserta melampirkan dokumen pendukung, seperti fotokopi KTP, surat tugas, dan data jabatan yang relevan dengan materi pelatihan. - Konfirmasi Kepesertaan
Panitia melakukan verifikasi data dan menyampaikan konfirmasi kepesertaan kepada peserta atau instansi pengirim. - Pembayaran Biaya Pelatihan (jika ada)
Pembayaran dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan dikonfirmasi kepada panitia sebelum pelatihan dilaksanakan. - Registrasi Ulang
Peserta melakukan registrasi ulang pada hari pertama pelatihan untuk menerima perlengkapan dan informasi kegiatan.
Fasilitas Bimtek Pelatihan
- Modul dan Bahan Pelatihan
Materi pelatihan dalam bentuk cetak atau softcopy. - Sertifikat Pelatihan
Sertifikat resmi bagi peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai. - Narasumber/Instruktur Kompeten
Praktisi dan akademisi berpengalaman di bidang pengelolaan keuangan daerah. - Ruang Pelatihan dan Perlengkapan
Ruang nyaman dilengkapi LCD proyektor, sound system, dan alat tulis. - Konsumsi Peserta
Coffee break dan makan siang selama pelatihan. - Akomodasi dan Transportasi (jika disediakan)
Penginapan dan transport lokal sesuai ketentuan penyelenggara.
Informasi Pendafataran Via Panitia Trans Edukasi Nasional
- Bapak Ikhsan : 0813 9554 312
