Training Swasta

JADWAL TRAINING PROCUREMENT MANAGEMENT UNTUK INDUSTRI MIGAS 2026–2027

Training Lokasi Kegiatan : Jakarta Bandung Yogjakarta Surabaya Hub Kami : 081319554312 www.bimtekexpert.com TRAINING PROCUREMENT MANAGEMENT UNTUK INDUSTRI MIGAS 2026–2027

TRAINING PROCUREMENT MANAGEMENT UNTUK INDUSTRI MIGAS 2026–2027

Deskripsi

Training Procurement Management untuk Industri Migas 2026–2027 merupakan pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesional dalam mengelola pengadaan barang dan jasa pada industri minyak dan gas secara strategis, efisien, tepat waktu, aman, dan berorientasi pada value. Procurement di sektor migas memiliki karakteristik yang kompleks karena berkaitan dengan kebutuhan equipment, spare part, material, jasa engineering, maintenance, drilling, construction, inspection, hingga berbagai jasa pendukung operasional.

Kesalahan dalam proses pengadaan dapat berdampak besar terhadap operational downtime, keterlambatan proyek, peningkatan biaya, serta kontinuitas kegiatan produksi. Oleh karena itu, diperlukan procurement management yang mampu mengintegrasikan perencanaan kebutuhan, strategic sourcing, supplier selection, tender/purchasing, negosiasi, contract management, cost control, serta pengelolaan risiko supply chain.

Training membahas Procurement Planning, Strategic Sourcing, Supplier Qualification, Vendor Evaluation, Cost Analysis, Total Cost of Ownership (TCO), Negotiation, Contract Management, Supplier Performance, Procurement Risk Management, dan Procurement KPI. Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan migas, kontraktor, EPC, service company, maupun perusahaan pendukung industri migas.

Pembelajaran dilakukan secara aplikatif melalui pemaparan materi, diskusi, studi kasus industri migas, simulasi evaluasi supplier, analisis quotation, latihan negosiasi, dan konsultasi.


TUJUAN TRAINING PROCUREMENT MANAGEMENT UNTUK INDUSTRI MIGAS 2026–2027

  • Memahami konsep Procurement Management industri migas.
  • Mampu menyusun procurement planning berdasarkan kebutuhan operasi.
  • Meningkatkan kemampuan strategic sourcing.
  • Memahami supplier qualification dan vendor selection.
  • Meningkatkan kemampuan analisis harga dan biaya.
  • Menguasai strategi negosiasi procurement.
  • Memperkuat contract dan supplier management.
  • Mengidentifikasi serta memitigasi risiko supply chain.

MATERI TRAINING PROCUREMENT MANAGEMENT UNTUK INDUSTRI MIGAS 2026–2027

1. Procurement Planning Industri Migas

  • Procurement strategy.
  • Identifikasi kebutuhan material dan jasa.
  • Critical equipment dan critical spare parts.
  • Procurement schedule.
  • Demand forecasting.
  • Lead time management.
  • Koordinasi Procurement, Warehouse, Maintenance dan Operation.

2. Strategic Sourcing & Supplier Qualification

  • Supplier sourcing.
  • Market analysis.
  • Supplier pre-qualification.
  • Vendor due diligence.
  • Technical & commercial evaluation.
  • Supplier segmentation.
  • Strategic supplier management.

3. Purchasing, Cost Analysis & Negotiation

  • Purchasing process.
  • RFQ dan quotation analysis.
  • Price analysis.
  • Cost breakdown.
  • Total Cost of Ownership.
  • Cost saving dan cost avoidance.
  • Strategi negosiasi dengan supplier.

4. Contract & Supplier Performance Management

  • Contract management.
  • Contract monitoring.
  • Vendor Scorecard.
  • Supplier KPI.
  • Quality, Cost & Delivery.
  • Service Level Agreement.
  • Corrective Action Plan.
  • Supplier performance review.

5. Procurement Risk & Supply Chain Management

  • Supplier risk assessment.
  • Supply disruption.
  • Supplier dependency.
  • Long lead item.
  • Emergency procurement.
  • Business continuity.
  • Risk mitigation.
  • Studi kasus procurement migas.

Masalah yang Sering Terjadi

  • Keterlambatan material dan equipment.
  • Lead time supplier terlalu panjang.
  • Harga material dan spare part tinggi.
  • Ketergantungan pada supplier tertentu.
  • Vendor tidak memenuhi spesifikasi teknis.
  • Procurement dan warehouse kurang terintegrasi.
  • Quotation supplier sulit dibandingkan secara objektif.
  • Contract performance kurang optimal.
  • Emergency procurement terlalu sering dilakukan.

Dampak

Permasalahan procurement dapat menyebabkan downtime, keterlambatan proyek, peningkatan biaya operasional, keterlambatan maintenance, terganggunya supply chain, serta menurunkan efisiensi kegiatan operasi dan proyek migas.

Solusi

Training memberikan pendekatan strategis melalui procurement planning, supplier qualification, technical-commercial evaluation, TCO, negotiation, contract management, vendor KPI, critical item management, dan supply chain risk management.


Manfaat Mengikuti

  • Meningkatkan efisiensi procurement migas.
  • Mengoptimalkan supplier selection.
  • Meningkatkan kemampuan negosiasi.
  • Mengurangi procurement cost.
  • Mengendalikan Total Cost of Ownership.
  • Meningkatkan kinerja vendor.
  • Mengurangi risiko keterlambatan pasokan.
  • Meningkatkan efektivitas contract management.
  • Mendukung kontinuitas operasi migas.
  • Meningkatkan procurement performance.

Peserta yang Direkomendasikan

  • Procurement Manager.
  • Procurement Officer.
  • Purchasing Manager.
  • Purchasing Staff.
  • Strategic Sourcing.
  • Supply Chain Manager.
  • Supply Chain Analyst.
  • Contract Manager.
  • Contract Engineer.
  • Vendor Management.
  • Warehouse Manager.
  • Logistics Manager.
  • Maintenance Manager.
  • Project Manager.
  • Cost Control.
  • Operation Manager.
  • Manajemen perusahaan migas.
  • Kontraktor dan perusahaan jasa pendukung migas.

Sertifikat Resmi

Peserta yang mengikuti training hingga selesai akan memperoleh Sertifikat Resmi Training Procurement Management untuk Industri Migas 2026–2027.

Narasumber Profesional

Training disampaikan oleh praktisi procurement dan supply chain, procurement specialist industri migas, strategic sourcing professional, contract management specialist, serta konsultan berpengalaman dalam pengadaan barang dan jasa sektor energi.

Konsultasi dan Pendampingan

Peserta dapat berkonsultasi mengenai:

  • Procurement planning.
  • Strategic sourcing.
  • Supplier qualification.
  • Vendor evaluation.
  • Technical & commercial evaluation.
  • Price analysis.
  • TCO.
  • Cost reduction.
  • Contract management.
  • Supplier KPI.
  • Procurement risk.

Bisa Dilaksanakan Online dan Offline

Training dapat diselenggarakan melalui:

  • Offline/Tatap Muka
  • Online via Zoom Meeting
  • In House Training
  • Corporate Training
  • Site Training
  • Hybrid Training

FAQ

Mengapa procurement industri migas membutuhkan pendekatan khusus?

Karena pengadaan migas melibatkan equipment, material, spare part, jasa engineering, maintenance, proyek, dan barang kritis yang memiliki spesifikasi teknis serta konsekuensi operasional yang tinggi.

Apakah training membahas critical equipment dan spare part?

Ya. Materi dapat membahas critical item, long lead item, supplier dependency, serta strategi pengadaan untuk mendukung kontinuitas operasi.

Apakah membahas cost reduction?

Ya. Peserta mempelajari price analysis, cost breakdown, TCO, cost saving, dan cost avoidance untuk mengoptimalkan biaya pengadaan.

Apakah membahas supplier dan kontraktor?

Ya. Materi mencakup supplier qualification, vendor selection, technical-commercial evaluation, Vendor Scorecard, KPI, dan supplier performance.

Apakah cocok untuk perusahaan jasa migas?

Ya. Training dapat diterapkan untuk perusahaan operator, kontraktor, EPC, drilling, oilfield services, maintenance, engineering, maupun perusahaan pendukung migas.

Apakah tersedia In House Training?

Ya. Materi dapat disesuaikan dengan jenis kegiatan usaha, kategori pengadaan, sistem procurement, serta kebutuhan perusahaan.


Segera Daftarkan Tim Procurement & Supply Chain Perusahaan Migas Anda

Informasi Pendaftaran Via Panitia Trans Edukasi Nasional

Ikhsan: 08139554312
Website: www.bimtekexpert.com

author-avatar

Tentang BIMTEK EXPERT

PT. Trans Edukasi Nasional merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan sarana, media, serta fasilitasi kegiatan pendidikan dan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Layanan kami menjangkau instansi pemerintah pusat dan daerah, BUMN, BUMD, sektor swasta, hingga masyarakat umum.