Bimtek
Jadwal Terupdate Pelatihan Perencanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis ABCD Tahun 2027
Pelatihan Perencanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis ABCD Tahun 2027
Deskripsi Pelatihan
Pelatihan Perencanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis ABCD merupakan program peningkatan kompetensi yang dirancang untuk membantu peserta memahami dan menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dalam menyusun program pemberdayaan masyarakat yang partisipatif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal. Pendekatan ABCD menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai pihak yang memiliki aset, kemampuan, pengetahuan, jaringan, pengalaman, serta sumber daya yang dapat dikembangkan untuk menghasilkan perubahan positif.
Perencanaan program pemberdayaan masyarakat membutuhkan pendekatan yang tepat agar kegiatan tidak berhenti pada pelaksanaan program jangka pendek. Melalui pelatihan ini, peserta diarahkan untuk mengenali aset yang dimiliki masyarakat, memetakan potensi lokal, membangun hubungan dan kolaborasi antar-pemangku kepentingan, menentukan prioritas kebutuhan, serta menyusun program berdasarkan kekuatan yang tersedia di masyarakat.
Pelatihan juga membahas bagaimana mengubah hasil pemetaan aset menjadi program yang memiliki tujuan, indikator, kegiatan, jadwal, sumber daya, serta mekanisme monitoring dan evaluasi yang jelas. Dengan demikian, peserta diharapkan mampu menyusun program pemberdayaan yang lebih realistis, inklusif, terukur, dan memiliki peluang keberlanjutan.
Kegiatan dapat diikuti oleh instansi pemerintah, lembaga pemberdayaan masyarakat, organisasi sosial, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, perusahaan melalui program CSR, maupun organisasi lain yang memiliki program pengembangan masyarakat. Pelatihan tersedia secara online maupun offline/tatap muka dengan dukungan narasumber profesional dan sesi konsultasi.
Tujuan Pelatihan Perencanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis ABCD Tahun 2027
- Memahami konsep dan prinsip Asset-Based Community Development (ABCD) dalam pemberdayaan masyarakat.
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi dan memetakan aset serta potensi masyarakat.
- Mampu menyusun perencanaan program pemberdayaan berdasarkan potensi dan kekuatan lokal.
- Meningkatkan kemampuan membangun partisipasi, kolaborasi, dan kemitraan dengan masyarakat serta pemangku kepentingan.
- Mampu menyusun indikator, monitoring, evaluasi, dan strategi keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat.
Materi Pelatihan Perencanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis ABCD Tahun 2027
- Konsep Dasar ABCD dan Pemberdayaan Masyarakat
Prinsip Asset-Based Community Development, pendekatan berbasis aset, partisipasi masyarakat, serta perbedaan pendekatan berbasis kebutuhan dan berbasis aset. - Identifikasi dan Pemetaan Aset Masyarakat
Pemetaan aset individu, kelompok, organisasi, institusi, sumber daya alam, ekonomi, sosial, budaya, dan infrastruktur. - Perencanaan Program Berbasis Potensi Lokal
Penyusunan tujuan, sasaran, prioritas program, kegiatan, indikator keberhasilan, jadwal, kebutuhan sumber daya, serta pembagian peran. - Partisipasi, Kolaborasi, dan Kemitraan
Strategi membangun keterlibatan masyarakat, komunikasi pemangku kepentingan, penguatan kelembagaan lokal, serta pengembangan jejaring kemitraan. - Monitoring, Evaluasi, dan Keberlanjutan Program
Penyusunan indikator, monitoring kegiatan, evaluasi hasil, dokumentasi, pengukuran dampak, pelaporan, dan strategi menjaga keberlanjutan program.
Masalah yang Sering Dihadapi
Program pemberdayaan masyarakat sering menghadapi berbagai tantangan, seperti perencanaan yang belum sepenuhnya melibatkan masyarakat, program terlalu berorientasi pada bantuan, potensi lokal belum teridentifikasi secara optimal, keterbatasan koordinasi antar-pihak, serta kurangnya indikator keberhasilan yang jelas.
Selain itu, sebagian program masih berfokus pada penyelesaian masalah tanpa menggali kekuatan dan aset yang sebenarnya telah dimiliki masyarakat. Akibatnya, masyarakat dapat menjadi terlalu bergantung pada bantuan eksternal dan kurang memiliki rasa kepemilikan terhadap program.
Dampak
Apabila perencanaan tidak dilakukan secara tepat, program pemberdayaan berpotensi kurang sesuai dengan kondisi lokal, tingkat partisipasi masyarakat rendah, penggunaan sumber daya menjadi kurang efektif, serta hasil program sulit dipertahankan setelah dukungan dari pihak luar berakhir.
Kurangnya monitoring dan evaluasi juga dapat menyebabkan keberhasilan program sulit diukur dan perbaikan kegiatan pada periode berikutnya tidak memiliki dasar data yang kuat.
Solusi
Pendekatan ABCD memberikan alternatif dengan mengawali proses dari aset dan kekuatan yang telah tersedia di masyarakat. Peserta dilatih untuk melakukan asset mapping, menggali kapasitas individu dan kelompok, mengidentifikasi potensi ekonomi dan sosial, membangun hubungan antar-aset, serta mengubah potensi tersebut menjadi gagasan program yang realistis.
Perencanaan kemudian dilengkapi dengan tujuan terukur, indikator keberhasilan, pembagian tanggung jawab, jadwal pelaksanaan, kebutuhan sumber daya, monitoring, evaluasi, dan strategi keberlanjutan. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan menjadi aktor utama dalam proses perubahan.
Manfaat Mengikuti Pelatihan
- Memahami konsep Asset-Based Community Development.
- Mampu melakukan identifikasi dan pemetaan aset masyarakat.
- Meningkatkan kemampuan menyusun program pemberdayaan.
- Mendorong perencanaan yang lebih partisipatif.
- Mengoptimalkan potensi dan sumber daya lokal.
- Meningkatkan kemampuan membangun kolaborasi masyarakat.
- Mampu menyusun indikator dan instrumen monitoring.
- Meningkatkan kualitas evaluasi program.
- Membantu menciptakan program yang lebih berkelanjutan.
- Meningkatkan kompetensi profesional dalam pengembangan masyarakat.
Peserta yang Direkomendasikan
Pelatihan ini direkomendasikan bagi:
- Pemerintah daerah dan perangkat daerah.
- Dinas Sosial dan instansi pemberdayaan masyarakat.
- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
- Pemerintah desa dan kelurahan.
- Pendamping masyarakat dan fasilitator pemberdayaan.
- Lembaga kemasyarakatan.
- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
- Organisasi sosial dan kemanusiaan.
- Perguruan tinggi dan akademisi.
- Pengelola program CSR.
- Konsultan pemberdayaan masyarakat.
- Pengelola program pembangunan daerah.
- Yayasan dan organisasi nonprofit.
Sertifikat Resmi
Peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai akan memperoleh Sertifikat Pelatihan Resmi sebagai bukti keikutsertaan dan peningkatan kompetensi dalam bidang perencanaan program pemberdayaan masyarakat berbasis ABCD.
Narasumber Profesional
Pelatihan didukung oleh narasumber dan instruktur profesional yang memiliki pengalaman dalam bidang pemberdayaan masyarakat, perencanaan program, fasilitasi masyarakat, pembangunan daerah, monitoring dan evaluasi, serta pengembangan program berbasis aset.
Konsultasi dan Pendampingan
Peserta mendapatkan kesempatan untuk melakukan konsultasi dan pendampingan terkait penyusunan program pemberdayaan, pemetaan aset, penentuan prioritas kegiatan, penyusunan indikator, monitoring, evaluasi, hingga strategi keberlanjutan program.
Pelaksanaan Online dan Offline
Pelatihan dapat dilaksanakan secara online maupun offline/tatap muka. Metode pelaksanaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan instansi, perusahaan, lembaga, maupun kelompok peserta.
Jadwal Pelatihan Perencanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis ABCD Tahun 2027
Januari 2027
- Kamis–Jumat, 7–8 Januari 2027
- Kamis–Jumat, 14–15 Januari 2027
- Kamis–Jumat, 21–22 Januari 2027
- Kamis–Jumat, 28–29 Januari 2027
Februari 2027
- Kamis–Jumat, 4–5 Februari 2027
- Kamis–Jumat, 11–12 Februari 2027
- Kamis–Jumat, 18–19 Februari 2027
- Kamis–Jumat, 25–26 Februari 2027
Maret 2027
- Kamis–Jumat, 4–5 Maret 2027
- Kamis–Jumat, 11–12 Maret 2027
- Kamis–Jumat, 18–19 Maret 2027
- Kamis–Jumat, 25–26 Maret 2027
April 2027
- Kamis–Jumat, 1–2 April 2027
- Kamis–Jumat, 8–9 April 2027
- Kamis–Jumat, 15–16 April 2027
- Kamis–Jumat, 22–23 April 2027
- Kamis–Jumat, 29–30 April 2027
Mei 2027
- Kamis–Jumat, 6–7 Mei 2027
- Kamis–Jumat, 13–14 Mei 2027
- Kamis–Jumat, 20–21 Mei 2027
- Kamis–Jumat, 27–28 Mei 2027
Juni 2027
- Kamis–Jumat, 3–4 Juni 2027
- Kamis–Jumat, 10–11 Juni 2027
- Kamis–Jumat, 17–18 Juni 2027
- Kamis–Jumat, 24–25 Juni 2027
Juli 2027
- Kamis–Jumat, 1–2 Juli 2027
- Kamis–Jumat, 8–9 Juli 2027
- Kamis–Jumat, 15–16 Juli 2027
- Kamis–Jumat, 22–23 Juli 2027
- Kamis–Jumat, 29–30 Juli 2027
Agustus 2027
- Kamis–Jumat, 5–6 Agustus 2027
- Kamis–Jumat, 12–13 Agustus 2027
- Kamis–Jumat, 19–20 Agustus 2027
- Kamis–Jumat, 26–27 Agustus 2027
September 2027
- Kamis–Jumat, 2–3 September 2027
- Kamis–Jumat, 9–10 September 2027
- Kamis–Jumat, 16–17 September 2027
- Kamis–Jumat, 23–24 September 2027
- Kamis–Jumat, 30 September – 1 Oktober 2027
Oktober 2027
- Kamis–Jumat, 7–8 Oktober 2027
- Kamis–Jumat, 14–15 Oktober 2027
- Kamis–Jumat, 21–22 Oktober 2027
- Kamis–Jumat, 28–29 Oktober 2027
November 2027
- Kamis–Jumat, 4–5 November 2027
- Kamis–Jumat, 11–12 November 2027
- Kamis–Jumat, 18–19 November 2027
- Kamis–Jumat, 25–26 November 2027
Desember 2027
- Kamis–Jumat, 2–3 Desember 2027
- Kamis–Jumat, 9–10 Desember 2027
- Kamis–Jumat, 16–17 Desember 2027
- Kamis–Jumat, 23–24 Desember 2027
- Kamis–Jumat, 30–31 Desember 2027
Tempat Pelaksanaan
- Hotel Cordela Jakarta Pusat
- Hotel Fave Braga Bandung
- Hotel Arjuna Yogyakarta
Fasilitas Kegiatan Pelatihan
- Modul dan bahan pelatihan dalam bentuk cetak atau softcopy.
- Sertifikat pelatihan resmi bagi peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai.
- Narasumber/instruktur kompeten.
- Ruang pelatihan yang nyaman.
- LCD proyektor, sound system, dan alat tulis.
- Coffee break dan makan siang selama pelatihan.
- Akomodasi dan transportasi apabila disediakan sesuai ketentuan penyelenggara.
FAQ Seputar Pelatihan
1. Apa itu pendekatan ABCD?
ABCD atau Asset-Based Community Development merupakan pendekatan pemberdayaan yang berfokus pada aset, kekuatan, kapasitas, dan potensi yang telah dimiliki masyarakat.
2. Apa tujuan utama pelatihan ini?
Tujuan utamanya adalah meningkatkan kemampuan peserta dalam merancang program pemberdayaan masyarakat yang partisipatif dan berbasis potensi lokal.
3. Apakah pelatihan membahas praktik pemetaan aset?
Ya. Peserta akan mempelajari identifikasi dan pemetaan berbagai aset yang dimiliki individu, kelompok, organisasi, maupun lingkungan masyarakat.
4. Siapa yang dapat mengikuti pelatihan?
Pelatihan dapat diikuti pemerintah daerah, pemerintah desa, fasilitator, pendamping masyarakat, LSM, perguruan tinggi, pengelola CSR, konsultan, dan organisasi sosial.
5. Apakah tersedia sertifikat?
Ya. Peserta yang mengikuti kegiatan sampai selesai memperoleh sertifikat pelatihan resmi.
6. Apakah tersedia konsultasi dan pendampingan?
Ya. Peserta mendapatkan kesempatan berkonsultasi mengenai penyusunan dan pengembangan program pemberdayaan masyarakat.
7. Apakah pelatihan dapat dilakukan secara online?
Ya. Kegiatan dapat diselenggarakan secara online maupun offline/tatap muka.
8. Apakah materi dapat diterapkan untuk program desa?
Ya. Pendekatan ABCD dapat digunakan untuk membantu perencanaan berbagai program pemberdayaan sesuai aset dan karakteristik masyarakat setempat.
9. Apakah pelatihan cocok untuk pengelola CSR?
Ya. Pendekatan berbasis aset dapat membantu pengelola CSR menyusun program yang lebih partisipatif dan berorientasi pada potensi lokal.
10. Apa hasil yang diharapkan setelah mengikuti pelatihan?
Peserta diharapkan mampu melakukan pemetaan aset, menyusun prioritas, merancang program, menetapkan indikator, melakukan monitoring-evaluasi, dan merencanakan keberlanjutan program.
Segera Daftarkan Instansi Anda
Informasi pendaftaran melalui Panitia Trans Edukasi Nasional (TREN).
Ikhsan: 08139554312
Website: www.bimtekexpert.com

